Mudik Motor Memang Menantang Mental

Meski pemerintah dan sejumlah kalangan menyediakan angkutan gratis untuk mudik, bersepeda motor masih jadi pilihan populer. Risiko keselamatan memang ada, namun pengendara motor relatif aman karena tubuhnya lebih terbuka dan inderanya lebih bebas menerima sinyal dari sekitarnya. Sepanjang berkendaraan dengan cara aman, risiko kecelakaan bisa diminimalisir.

Namun, kenapa orang memilih naik sepeda motor? Silakan saja kalau ada yang jawab nyinyir ‘karena tak punya mobil’. Namun, ada beberapa faktor lain yang mendorong orang suka bersepeda motor bahkan untuk jarak jauh. Berikut ini beberapa alasannya;

  1. Menikmati sensasi

Salah satu yang paling khas tentang bersepeda motor adalah sensasinya. Ada kegembiraan saat duduk di atas kendaraan untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Kalau ada risiko, itu justru menambah sensasi berkendara. Saat di atas motor, orang bisa merasa benar-benar kontak bisa dengan semuanya yang ada di sekitar. Tidak ditutupi kaca, plastik, atau logam. Kontak dengan angin alami, bukan AC. Kontak dengan sinar matahari alami, buka yang lewat kaca film. Jika ada sesuatu, pengendara motor tidak hanya bisa menonton atau mendengar tapi langsung merasakan sensasi dengan semua inderanya.

  1. Nyetir motor itu keren

Ini terkait dengan mental pengendara motor. Bayangkan tokoh revolusi Ernesto ‘Che’ Guevara yang menulis buku ‘Motorcycle Diary.’ Bayangkan bintang ganteng Tom Cruise naik motor bukan hanya dalam film Mission: Impossible dan Top Gun, tapi juga dalam kesehariannya memakai motor Vyrus. Bintang maskulin Brad Pitt juga suka naik motor militer era Perang Dunia II. Begitu juga dengan artis Jessica Alba, Luna Maya, hingga putri Anindya Kusuma Putri. Meski beda kelas, pengendara motor bebek pun bisa punya mental keren yang sama.

  1. Rasa petualangan

Saat berada di atas roda, pengendara bisa menikmati rasa kebebasan dan petualangan lebih. Buang jauh-jauh urusan kantor dan bisnis, nikmati rasa kebebasan saat berkendara. Bosan dengan rutinitas yang biasa-biasa saja, dapatkan petualangan saat di atas roda dua. Berkendaraan tidak hanya mengantarkan ke tempat tujuan; tapi berkendaraan itu juga tujuannya.

  1. Meningkatkan kesehatan

Silakan saja orang bilang naik motor bikin capek. Tapi, data menunjukkan naik motor itu lebih baik bagi kesehatan dibanding hanya duduk diam dalam mobil (apa lagi pakai ngemil). Pria seberat 80 kg bisa membakar 40 kalori lebih banyak dalam satu jam bersepeda motor daripada mengendarai mobil. Jika mau bernyanyi sepanjang jalan, ia membakar 100 kalori tambahan. Otak juga lebih sehat. Bersepeda motor di jalanan, atau di luar kota, bisa mendorong hormon endorfin yang sangat berguna untuk kesehatan mental. Usai berkendaraan dengan baik, orang bisa jadi lebih tenang, lebih percaya diri, lebih nyaman, dan lebih bahagia.

  1. Cinta lingkungan

Kalau memperhitungkan jejak emisi karbon, sepeda motor itu moda transportasi yang efisien dan berdampak lingkungan minimal. Betul sepeda motor masih membakar bensin yang berdampak pada lingkungan. Tapi jumlahnya relatif lebih kecil dibanding mobil; apa lagi yang knalpotnya hitam.

Di tengah perjalanan, para pengendara motor bisa santai bareng. Foto: Instagram@oreg_aguero_10fm

Di tengah perjalanan, para pengendara motor bisa duduk santai bareng. Foto: Instagram@oreg_aguero_10fm

  1. Persahabatan

Di jalan saat mudik, sesama pengendara sepeda motor lebih cepat berinteraksi dan membentuk persahabatan. Coba, di ransel belakang, pasang tulisan nama kota tujuan. Tak pelak, di jalan bakal ada pengendara lain yang memberi salam atau bahkan berjalan beriringan karena se arah atau satu tujuan. Saat berhenti di rest area, orang-orang yang sama sekali tidak pernah ketemu bisa tiba-tiba akrab mengobrol sana-sini karena sama-sama pengendara motor.

  1. Menghemat biaya

Berapa pun harga bensin, satu sepeda motor lebih hemat daripada satu mobil pribadi. Bahkan saat dihitung dengan penumpang maksimal. Apa lagi jika dengan penumpang tunggal.

  1. Mudah parkir

Dibanding mobil, sepeda motor lebih gampang diparkir karena ukurannya yang kecil. Di tempat yang landai atau curam, di tempat yang lapang atau sempit, di tempat yang sepi atau ramai, sepeda motor tinggal ditaruh di pinggir jalan. Beres. Kalau toh ada ongkos parkir, sepeda motor selalu lebih murah daripada mobil.

  1. Kemudahan komuter

Sejauh ini, nyaris tidak ada jalan yang tidak diperbolehkan untuk sepeda motor. Paling hanya jalan tol tertentu. Lainnya, boleh. Bahkan, sepeda motor bisa blusukan di gang-gang sempit yang tidak bisa dilewati mobil. Sesampai di tempat tujuan, sepeda motor bisa langsung digunakan untuk ke mana-mana tanpa biaya tambahan. Ini hal yang tidak bisa dilakukan oleh bus atau kereta api.

 

Tentu saja, semua kondisi bergantung pada kesiapan mental dan fisik masing-masing pengendara. Namun, sembilan hal di atas setidaknya bisa memberi gambaran mengapa orang suka naik motor untuk perjalanan jauh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *